Sabtu, 26 Desember 2015

homestay story and tragedy after an accident between a bus 2 with motorcycles

The morning after the closing ceremony HomeStay 2015 were closed by the owner of the house and the chairman of the Village Rt Pamijahan Bogor. And there is also a close friend of ours that this year's event HomeStay Irfan as a carrier of prayers. Completed a series of events last closed We graders 9 greet homeowners and local Rt chairman, finished greet us towards our field bus parking lot, we use 2 Bus Medium. After all on board the bus each began dhikr al matsurat, asmaul husna and murojaah Qur'an brought by  array dibus 2 for remembrance took place some children who started to fatigue due to the activity which is quite exhausting and there is also a joke. Finished reading Al matsurat, asmaul husna, and recitations of Al Quran followed by free time, behind there was watching a movie .... (fill in title) for the return trip, when he got in Bintaro near Masjid Raya Bintaro there is a motorcycle that would turn towards the left but the bike in the right position and the bus we want to turn back, but open it slows the speed of the motorcycle is actually slightly increase the speed within seconds there was an accident that shocked in bus2 there was a commotion in the middle of the road that led to stalled long enough in Bintaro mounting commotion when it comes our teacher who tried to intervene fray after nearly 30 minutes of commotion over, and we continued our bus trip back to the Medico Pharmacy Farma safely.

Senin, 21 Desember 2015

Sebelum bilang hidupmu membosankan

Sebelum Kamu Bilang Hidupmu Membosankan, Ingat Lagi 12 Hal Ini.

    Kita memang tak bisa mengelak fakta bahwa hidup tak selalu berjalan mulus dan lancar. Ada saat-saat di mana hidup bisa terasa membosankan. Apalagi dengan berbagai masalah yang kamu hadapi, wah... rasanya kok sudah nggak punya harapan, ya.
    Tapi bagaimana pun juga, jangan lupa untuk bahagia, ya Ladies. Sebelum kamu bilang hidupmu membosankan atau rasanya sudah ingin menyerah, coba ingat lagi 12 hal ini. Ada berbagai hal di sekitar kita yang ternyata bisa jadi pengingat kita untuk bisa tetap bahagia. Bahkan di saat susah pun, kita masih bisa tersenyum kok.

    1. Setiap pagi, matahari tak pernah lelah untuk tersenyum pada dunia.
    2. Langit yang luas selalu menyediakan ketenangan untuk hati kita.
    3. Angin yang berhembus membuat kita selalu ingat bahwa kita masih bernapas.
    4. Kamu tahu nggak, ada orang lain di luar sana yang sangat ingin berada di posisimu?
    5. Ada orang-orang yang perlu kamu bahagiakan, jadi jangan menyerah.
    6. Kesempatanmu untuk berdoa bisa melampaui titik air hujan yang jatuh ke bumi.
    7. Tiap orang punya caranya sendiri untuk bahagia.
    8. Masalah yang datang padamu tak pernah melampaui batas kemampuanmu.
    9. Mendaki memang melelahkan, tapi kamu bisa melihat dunia saat sudah di puncak.
    10. Rasa bosan itu sinyal kalau ada tantangan baru yang perlu kamu cari,
    11. Ingat lagi perjuangan orang terdekatmu untuk bisa membawamu sampai ke titik ini.
    12. Mungkin yang perlu kamu lakukan bukan menyerah, tapi beristirahat sejenak lalu melanjutkan perjalanan.

    Nikmati saja perjalanan hidupmu. Semua rasa bosan, lelah, dan saat ingin menyerah itu semua adalah bagian dari petualanganmu. Nanti pada saatnya, semua itu terbayar dengan keindahan dan kebahagiaan yang datang dari arah yang tak disangka-sangka.

Minggu, 20 Desember 2015

Panggilan sayang

Panggilan Sayang
Admin18 December 2015Akhlak812,940

Panggilan buat anak… Yaa Nuuro ‘Ainayya … Wahai cahaya mataku… Ta’aal hunaa… Mari sini… Atau coba jajal panggil… Yaa Mubasysyirol qolbi… Wahai yang menggembirakan hati… Ta’al ilaa hunaa… Mari sini…

Manggilnya jangan dengan panggilan yang macem-macem, sia-sia, apalagi sampe punya arti kaco… “Eh, geblek… Sini Luh…”. Jangan. Tar anak beneran geblek.

“Cantiiiikkk… Sini Naaak… Cantik yang salehah… Sini sayang…” Gini nih panggil anak.

Nanti anak akan jawab… “Iyaaa Ibuk cantiiikkk… Yang kecantikannya menerangi seisi rumah…”

Atau anak akan jawab, “Iya ibuk yang salehah, yang dirindukan Rasul saat nanti bertemunya..”

Kalau lagi marah, marahlah seperti ibunya Imam Sudais… “Idzhab anta. Ilaa Masjidil Haroom. Kun imaaman hunaak.”

Keren banget dah. Marah aja jadi doa. “Pergi sana ke Masjidil Harom. Jadi imam sono…” Gitu kata ibunya Imam Sudais. Umur 24 tahun, Imam Sudais jadi imam beneran.

Jangan sampeeee nyebut anak, sebagai anak syetan pas lagi marah… “Anak syetan nih emang…”. Dia ga sadar, itu anaknya sendiri berarti?

Panggil suami… “Kakanda sayang….”. Suaminya jawab, “Iye peyaaaanggg…”. Aaaah, payah dah. Istri udah mau bermanja-manja. Jadi berantem, hehe

Sumpahin anak tuh begini, yang cakep: “Emak sumpahin kamu 17 turunan ke bawah, kaya-kaya, lagi saleh…” Nah, turunan ke-18 ke atas, sumpahin lagi.

Panggil ustadznya apa? “Ustadz Yusuf yang baik hati, tidak sombong, lagi rajin menabung…?” He he he he…

Panggil presiden kita, menteri-menterinya, pejabat-pejabat kita, dengan panggilan-panggilan yang baik. Jadi doa buat beliau-beliau. Semoga.

Manggil tetangga: “Eh tetanggaaa… Rapih amat siiiihhh… Mau kemanaaa? Ke pasar?”. InsyaaAllah tetangga, bakal gorengin ikan daaah.

Nabi memanggil ‘Aisyah, istrinya, dengan panggilan: “Yaa Humaira… Wahai yang pipinya kemerah-merahan…” Dahsyat! Inspiring Husband banget.

Coba panggil istri: “Yaa Humaira…”. He he, dia bakal sewot… “Siape tuh…? Cewek mana…? Jangan macem-macem yeee…” Hehe, ga ngatri dia…

Rasul emang subhaanallaah dah… Suatu saat, beliau datang, mencari menantunya… Sayyidinaa ‘Ali Karramallaahu wajhah. Yang ada di rumah, hanya Faathimah. Imam ‘Ali, ga ada.

“Di mana putra pamanku yang kumuliakan…?” Lihat. Beliau menyebut Imam ‘Ali begitu.

Beliau itu Rasul. Bukan hanya mertua. Tapi begitu sopan dalam memanggil nama atau menyebut nama menantunya. MaasyaaAllah.

Dan Nabi pun menyusul. Menyusul Imam ‘Ali. Luar biasa. Mertua loh. Rasul lagi. Nyusul menantu. Padahal beliau bisa banget manggil.

Besok-besok kita cerita-cerita tentang ini ya … tentang Nabi, ‘Aisyah, Faathimah, dan ‘Ali? Keren. Saya suka nangis kalo inget beliau-beliau semua.

Sumber: http://yusufmansur.com/panggilan-sayang/

Sabtu, 19 Desember 2015

Cerita berantai yang fatal

Cerita Berantai yang Fatal

1. Sehabis pulang dari sawah, kerbau rebahan di dalam kandang dengan wajah capek dan nafas yang berat. Datanglah anjing. Kerbau lalu berucap :
"Ahh teman lama, aku sungguh capek dan besok mau istirahat sehari".

2. Anjing pergi dan jumpa kucing di sudut tembok, dan berkata :
"Tadi saya jumpa kerbau, dia besok mau istirahat dulu.
Pantaslah, sebab boss kasih kerjaan terlalu berat sih".

3. Kucing lalu cerita ke kambing dan berkata :
"Kerbau komplain boss kasih kerja terlalu banyak & berat. Besok gak mau kerja lagi".

4. Kambing jumpa ayam dan berucap :
"Kerbau gak suka kerja untuk boss lagi, sebab mungkin ada boss lain yang lebih baik".

5. Ayam jumpa monyet dan berkata : "Kerbau gak akan kerja untuk bossnya dan ingin cari kerja di tempat yang lain".

6. Saat makan malam monyet jumpa boss dan berkata :
"Boss, si kerbau akhir-akhir ini sudah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain."

7. Mendengar ucapan monyet, boss marah besar dan membunuh si kerbau karena dinilai telah mengkhianatinya.

Ucapan asli kerbau :
"SAYA SUNGGUH CAPEK, DAN BESOK MAU ISTIRAHAT SEHARI".

Lewat beberapa teman akhirnya ucapan ini sampai ke boss dan pernyataan kerbau telah berubah menjadi :
"Si Kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain".

Sangat baik untuk disimak :

• Ada kalanya suatu ucapan harus berhenti (stop) sampai telinga kita saja. Tidak perlu diteruskan ke orang lain.

• Jangan percaya begitu saja apa yang dikatakan orang lain, meskipun itu orang terdekat kita. Kita perlu check & recheck kebenarannya sebelum bertindak.

• Kebiasaan melanjutkan perkataan orang lain dengan kecenderungan menambahi (mengurangi), bahkan menggantinya berdasarkan PERSEPSI SENDIRI bisa berakibat fatal.

• Bila ragu-ragu akan ucapan seseorang yang disampaikan via orang lain, sebaiknya kita langsung bertanya pada yang bersangkutan.

Bila ingin menyampaikan sesuatu kepada orang lain, baik juga memakai 3 kriteria yang harus dipenuhi :

- Apakah benar?
- Apakah baik?
- Apakah berguna?

Bila semua jawabannya "YA", sampaikanlah

Have a nice weekend...

Senin, 07 Desember 2015

Sahabat

����"Janganlah berjalan di belakangku, karena mungkin aku tak bisa memimpinmu. Jangan pula berjalan di depanku, mungkin aku tak bisa mengikutimu. Berjalanlah di sampingku dan jadilah sahabatku"
untuk sahabatku tercinta... ��